Nama : YUSNITA ONI NAPITU
NRP : F14100045
Link untuk mengunduh file : https://drive.google.com/folderview?id=0BwpjvcD2hPLab2xiZDVmOXVLSDQ&usp=sharing

 

Cerita Inspirasi Dari Diri Sendiri

Dalam cerita inspirasi ini saya akan menceritakan pengalaman saya yang mungkin dapat menginspirasi teman teman sekalian.Pengalaman ini terjadi baru baru ini.Pengalaman saya ini terjadi ketika saya akan berangkat ke Bandung mau check-up mata saya.Saya yang berasal dari Sumatera tentu belum paham betul yang namanya kota Bandung,Jangankan kota Bandung,Bogor saja saya belum tahu sepenuhnya.Tetapi keadaan memaksa saya untuk tetap datang karena kebetulan dokter yang akan memeriksa saya akan pergi ke luar kota.Saya memang punya saudara di Bandung,tetapi mereka semua kerja,apalagi yang mau saya kunjungi ini seorang Dokter,yah waktunya juga sangat padat.

Saya berangkat dari Bogor pagi hari kira kira jam 8 pagi,saya berangkat dengan bis,kemudian saya mencari tempat duduk yang pas.Saya akhirnya duduk di sebelah seorang cewek kemudian saya ajak dia ngobrol.yah,sekalian saya nanya nanya tentang kota Bandung.Setelah 3 jam perjalanan akhirnya sayan sampai juga di Terminal Leuwi Panjang.Nah,saya mulai bingung lagi.Saya hanya diberi petunjuk naik bis dan angkot apa saja oleh tante saya agar sampai di rumah.Tiba tiba saya melihat seorang cewek dan dia juga sendiri.Kemudian saya panggil dan akhirnya dia menoleh.Dia sebenarnya sedikit bingung dan ada rasa takut juga,terlihat dari raut wajahnya.

Kemudian saya bertanya kemana tujuan mbak itu,wah ternyata dia juga ke Dago,akhirnya saya minta sama dia agar barengan dengan saya karena saya memang tidak tahu keadaanya.Akhirnya dia mengangguk setuju,wah Alhamdulilliah banget.Ternya mbak itu juga mahasiswa IPB angkatan 45.Wah,kami makin nyambung aja ngobrolnya.Kami berdua turun di simapang Dago,kemudian dia bertanya akan naik angkot apa saya,saya bilang saya mau ke Tubagus Ismail,wah mbak itu juga mau ke Caringin yang arahnya juga sama seperti yang saya tuju.Kami pun naik angkot bareng,dan akhirnya saya turun duluan.Saya mengucapkan terimkasih banget sama mbak tadi.Akhirnya saya sampai juga di tujuan dengan selamat walafiat.

Demikianlah pengalaman saya,mulai dari situ saya dapat mengambil hikmahnya kalau kita tidak perlu takut karena pasti ada ALLAH SWT yang akan selalu melindungi,dan apabila kita tidak tahu mengenai sesuatu jangan sungkan untuk bertanya tetapi juga harus dengan cara yang sopan.

Cerita Inspirasi dari oranglain

Dalam cerita inspirasi ini,saya menjadikan salah satu anggota keluarga saya menjadi sumber inspirasi saya.Anggota keluaraga itu adalah keluarga dari ayah saya.Tepatnya mereka itu adalah sepupu ayah saya.Sepupu ayah saya itu 5 bersauudara.Mereka berlima menjadi orang yang sukses sesuai apa yang mereka inginkan dulu.
Anak yang paling sulung bernama Hotman Napitu.Kini beliau tinggal di Jakarta,tepatnya di Cibubur.Beliau memiliki pekerjaan yang bagus yaitu sebagai salah satu karyawan BUMN.Beliau mengambil gelar S1nya di Institut Teknologi Bandung(ITB),sebagai sarjana Teknik Industri.
Anak yang kedua bernama Hernita Napitu.Beliau ini juga memiliki pekerjaan yang bagus yaitu sebagai Dokter yang kini bermukim di Bandung.Beliau tamat dari UNPAD.
Anak ketiga ini salah satu tante favorite saya karena selain pintar,baik,ramah,rajin beribadah,dan punya pekerjaan yang bagus yaitu sebagai Dokter Gigi.Beliau kini bermukim di Bandung,tepatnya di daerah DaGo.Beliau tamatan dari UNPAD.Beliau sudah menjadi dokter gigi kurang lebih selama 10 tahun.Selain itu,beliau juga enak di ajak sharing karena tante saya yang satu ini masih single(^_^).Jadi yah masih bisa diajak ngobrol.Beliau juga baik dalam berkeluarga.Maksudnya adalah meskipun beliau Dokter,tetapi untuk beliau tidak ada yang namanya sombong,pengklasifikasian manusia.Bagi beliau semua yang didapatnya hari ini berkat doa orang lain juga.Wah,pokoknya tante yang satu ini memang pantas di acungi jempol deh.
Anak keempat ini mungkin adalah orang pintar yang sangat beruntung.Nama beliau ini adalah Marintan Napitu.Beliau kini bermukim di USA karena sedang kuliah untuk mengambil gelar S3.Tante saya yang satu ini mengambil gelar S1 nya di ITB sebagai sarjana Teknik Meteorologi dan Geofisika.Tak lama setelah beliau tamat sebagai S1 beliau kerja di Badan Meteorologi Nasional.Beliau kerja di sini kurang lebih 1 tahun.Setelah itu,beliau di telepon oleh dosen beliau semasa kuliah kalau ada beasiswa keluar Paris,Prancis.Wow,mendengar itu saja saya merinding.Luar biasa!!!!!! Kata itulah yang pertama saya ucapkan.Beberapa Negara yang sudah beliau jalani adalah China,Malaysia,Paris,Hongkong,dan terakhir ini beliau sedang kuliah di USA karena mendapatkan beasiswa .Saya selalu berfikir kapan saya bisa seperti beliau.Orang pintar dan pastinya sangat beruntung.Tetapi,meskipun beliau orang yang sangat luar biasa di akademik,beliau juga pandai dalam bersosialisasi.
Nah,anak yang terakhir ini juga sangat luar biasa.Nama beliau adalah Berlin Napitu.Beliau ini kini bermukim di Jerman.Kerja juga menyelesaikan studi S3 nya.Beliau ini anak yang paling bontot,tetapi yang paling jauh.Sudah lama beliau bermukim di Jerman.Beliau tamat S1 dari ITB.Setelah itu beliau mendapatkan beasiswa sekolah di Jerman untuk mengambil gelar S2 dan S3.Beliau ini orangnya sangat pendiam dan tidak mau membicarakan hal yang tidak penting.Dulu beliau adalah siswa pindahan dari kota kami Pematangsiantar ke Bandung.Awalnya beliau tidak memiliki teman karena banyak orang yang menganggap beliau tidak mampu untuk mengikuti pelajaran.Tetapi anggapan semua orang itu salah.Beliaulah yang menjadi Leader di kelas bahkan di sekolahnya.Akhirnya banyak teman yang mau bergaul dengan beliau.Beliau mampu menunjukkan bahwa meskipun beliau berasal dari kota kecil,tetapi itu semua tidak menjadi ukuran.Sekali emas tetaplah emas.Woww,saya sendiri sangat ingin berbagi cerita dan pengalaman dengan beliau.Tetapi karena jarak dan waktu tidak mengizinkan.Tetapi kata tante saya,Tahun Baru kali ini beliau akan pulang ke Indonesia.Saya merasa sangat senang,karena mungkin itu adalah kesempatan yang baik untuk saya untuk bersilaturahim dengan beliau.
Meskipun mereka menjadi orang yang berhasil dan sukses di bidangnya itu juga tidak lepas dari dukungan orang tua yang selalu mendidik,mengayomi,dan selalu bertindak tegas dalam pengambilan kebijakan.Tanpa dukungan orangtua mungkin semua itu tidak akan semudah itu.
Saya sendiri mungkin tidak akan bisa menjadi mereka.Aku tetaplah aku,Aku hanya ingin menjadi apa yang aku inginkan dan tentunya aku ingin menjadi orang yang selalu dan selalu bisa membanggakan orangtuaku.Mereka telah menjadi sumber inspirasiku dalam hal akademik.Mereka tidak pernah berhenti untuk belajar.Selalu mencoba dan mencoba.Aku berharap aku bisa menjadi apa yang aku inginkan.AMIN……..

Search